Bernd Schuster Masih Meninggalkan Kenangan

Bernd Schuster, FC Barcelona, Bayern Leverkusen, Real Madrid, Diego Maradona, Athletico Bilbao, Andoni Goikoetxa,

DEWA BOLA BANDAR TARUHAN ONLINE – Pemain gelandang yang satu ini memiliki talenta yang menonjol termasuk kekuatan fisik , dribbling bola, dan kekuatan tembakannya yang menjadi gol super. Schuster lahir di Augburg, Jerman, pada tahun 1959. Ia menjadi pemicu kekuatan FC Barcelona tahun delapan puluhan. Segala kelebihan yang dimilikinya tidak membuat dirinya tanpa kekurangan. Karakter yang dimiliki Sxhuster justru membuatnya selalu berada dalam masalah. Ia termasuk sosok pribadi yang sulit dimengerti.

Pada tahun 1981, ia mengalami cedera berat akibat tackling uang dilakukan oleh pemain Athletico Bilbao, Andoni Goikoetxa. Bersyukur, pemulihan cederanya berjalan lancar dan sempurna. Akhirnya, ia pun bisa bertandem dengan Diego Maradona di lapangan hijau dan menunjukkan permainan yang istimewa, meskipun saat itu tidak semua gelar yang diharapkannya dapat diraih. Ketika FC Barcelona memperolaeh gelar juara La Liga pada msuim 1984/85, Maradona meninggalkan klub sehingga talenta Schuster terlihat jelas oleh semua yang menonton pertandingan FC Barcelona.

Schuster memimpin tim, menjadi penyemangat, dan menembak penalti. Ia juga selalu menyemangati tim ketika ada sesuatu yang tidak berjalan mulus di lapangan. Sayangnya beberapa tahun kemudian, hubungannya dengan manajemen memburuk. Hingga musim 1986/87 adalah musim yang tidak menyenangkan bagi dirinya. Schuster akhirnya meninggalkan FC Barcelona pada tahun 1988. Meski begitu, fans tetap mengingatnya sebagai seorang pemain dengan talenta tang luar biasa yang pernah dimiliki oleh FC Barcelona.

Pemain ini memulai kariernya pada tahun 1976 di sebuah klub di kota kelahirannya, yaitu FC Augsburg. Setelahitu ia pindah ke FC Koeln. Berawal dari sitilah gaya bermain yang ditunjukkanya menarik perhatian pencari bakat FC Barcelona hingga akhirnya ia pindah ke jantung Kota Katalunya pada tahun 1980. Schuster menghabiskan waktu selama delapan tahun bersama FC Barcelona sebelum akhirnya ia memutuskan untuk pindah ke klub rval, Real Madrid. Proses transfernya sanagt kontroversial karena keputusannya untuk pindah klub ibu kota sulit diterima fans FC Barcelona. Setelah menghabiskan dua tahun bersama El Real, Schuster kemudian bermain di Atletico Madrid dan kembali ke Bayern Leverkusen, Jerman.

06:16 AM

    Warning: file_get_contents() [function.file-get-contents]: Couldn't resolve host name in /home/dewa19/public_html/wp-content/themes/dewaliga/footer.php on line 68

    Warning: file_get_contents(http://opi.yahoo.com/online?u=cs1.dewaliga&m=a&t=1) [function.file-get-contents]: failed to open stream: operation failed in /home/dewa19/public_html/wp-content/themes/dewaliga/footer.php on line 68

    Warning: file_get_contents() [function.file-get-contents]: Couldn't resolve host name in /home/dewa19/public_html/wp-content/themes/dewaliga/footer.php on line 69

    Warning: file_get_contents(http://opi.yahoo.com/online?u=cs2.dewaliga&m=a&t=1) [function.file-get-contents]: failed to open stream: operation failed in /home/dewa19/public_html/wp-content/themes/dewaliga/footer.php on line 69
  • blackberry messenger, whatsapp, line